Manusiasenayan.id – Kalau lo ngikutin politik Jogja sampai Senayan, nama My Esti Wijayati pasti nggak asing. Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini bukan tipe yang tiba-tiba muncul pas pemilu doang. Kariernya naik pelan tapi pasti, dari level daerah sampai akhirnya konsisten duduk di kursi DPR RI.
Esti lahir dan besar dengan latar pendidikan yang kuat di Yogyakarta. Ia mengawali sekolah di SDN Purworejo I (1973–1980), lanjut ke SMPN III IKIP, lalu ke SMAN III IKIP PALMA (1982–1984). Setelah itu, ia menempuh pendidikan tinggi di IKIP Sanata Dharma, Fakultas PMIPA (1984–1990). Nggak berhenti di situ, di tengah kesibukannya sebagai legislator, Esti tetap upgrade diri dengan kuliah lagi di Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Ilmu Hukum (2020–2024). Buat dia, belajar itu seumur hidup—apalagi kalau mau bikin kebijakan yang matang.
Dari Sleman ke Senayan
Karier politiknya dimulai dari bawah. Tahun 1999–2004, Esti duduk di DPRD Kabupaten Sleman sebagai Ketua Komisi C. Naik level pada periode 2004–2009, ia menjabat Ketua Komisi C DPRD Provinsi DIY. Lanjut lagi 2009–2014 sebagai anggota DPRD DIY. Track record ini nunjukin satu hal: Esti bukan politisi instan.
Tahun 2014–2019, ia resmi melangkah ke tingkat nasional sebagai Anggota DPR RI Komisi X, komisi yang ngebidangin pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga. Periode 2019–2024, ia kembali dipercaya sebagai Anggota DPR RI, sekaligus duduk di Komisi X dan juga terlibat di Badan Anggaran (Banggar). Posisi di Banggar ini krusial banget karena berkaitan langsung dengan pengawalan anggaran negara.
Di Komisi X, Esti dikenal vokal soal akses pendidikan, kesejahteraan guru, dan perlindungan anak. Background pendidikannya di bidang sains dan hukum bikin cara pandangnya cukup komprehensif—nggak cuma normatif, tapi juga teknis.
Konsisten Tanpa Sensasi
Soal penghargaan dan organisasi, memang nggak banyak data yang tercatat secara publik. Tapi justru di situlah menariknya. Esti lebih dikenal lewat kerja nyata ketimbang pencitraan.
Dari DPRD Sleman sampai DPR RI, dari Ketua Komisi di daerah sampai duduk di Komisi X dan Badan Anggaran, perjalanan My Esti Wijayati adalah contoh politisi yang tumbuh dari akar rumput. Nggak banyak gimmick, tapi konsisten bekerja.
Buat anak muda yang kadang mikir politik itu jauh dan ribet, sosok Esti nunjukin kalau politik juga bisa dijalani dengan track record jelas, pendidikan kuat, dan komitmen panjang. Dari kelas SD di Purworejo sampai ruang sidang Senayan—itu perjalanan yang nggak main-main.
