Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin tokoh politik dari Papua Selatan yang lagi naik daun di Senayan, nama Sularso, S.E. jadi salah satu yang paling sering dibahas. Gayanya kalem, gak banyak gimmick, tapi langkah politiknya pelan-pelan mulai dilirik banyak orang. Buat warga Papua Selatan, sosok ini bukan cuma senator biasa, tapi representasi harapan daerah paling timur Indonesia buat dapet perhatian lebih dari pusat.
Lahir di Merauke, 05 Juni 1968, Sularso tumbuh dan besar di tanah Papua. Background hidupnya yang dekat dengan masyarakat bawah bikin dia cukup paham problem klasik di wilayah timur: pembangunan yang belum merata, akses ekonomi yang terbatas, sampai kebutuhan infrastruktur dasar yang masih jadi PR panjang pemerintah. Sosoknya juga dikenal religius dengan memeluk agama Islam di tengah keberagaman budaya Papua yang begitu kuat.
Secara akademik, Sularso bukan orang baru di dunia pendidikan. Ia merupakan lulusan S1 Universitas Cendrawasih tahun 1994, salah satu kampus terbesar dan paling berpengaruh di Papua. Dari dunia pendidikan itulah perjalanan kariernya mulai terbentuk sebelum akhirnya serius masuk ke jalur birokrasi dan politik daerah.
Sebelum duduk di kursi DPD RI, Sularso pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Merauke periode 2016-2021. Jabatan itu jadi pengalaman penting yang membentuk cara pandangnya soal pembangunan daerah. Ia melihat langsung bagaimana masyarakat Papua Selatan membutuhkan kebijakan yang benar-benar nyentuh kebutuhan rakyat, bukan cuma sekadar proyek formalitas.
Pada Pemilu 2024, Sularso berhasil lolos sebagai anggota DPD RI dari Dapil Papua Selatan. Kemenangan itu sekaligus menandai langkah barunya di tingkat nasional. Di Senayan, ia membawa misi besar: memperjuangkan pemerataan pembangunan dan memastikan suara masyarakat Papua Selatan gak tenggelam di tengah hiruk-pikuk politik pusat.
Yang menarik, Sularso bukan tipe politisi yang terlalu sibuk membangun citra di media sosial. Ia lebih sering muncul lewat kerja lapangan dan komunikasi langsung dengan masyarakat. Fokusnya banyak tertuju pada isu ekonomi rakyat, pembangunan infrastruktur, energi, hingga penguatan sektor pangan dan perdagangan di Papua Selatan.
Di tengah politik yang makin ramai drama dan pencitraan, gaya Sularso justru terasa beda. Low profile, tapi tetap konsisten menyuarakan kepentingan daerah. Buat banyak anak muda Papua Selatan, kehadiran Sularso di Senayan jadi simbol bahwa orang daerah juga bisa punya posisi penting dalam menentukan arah kebijakan nasional.
Karena pada akhirnya, politik bukan cuma soal siapa paling viral. Tapi siapa yang benar-benar mau membawa suara rakyat dari pinggiran Indonesia ke meja pengambilan keputusan negara.
