ManusiaSenayan.id Hari Kemerdekaan ke-80 tahun ini temanya kece banget: Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju. Intinya sih, biar rakyat makin optimis dan nggak gampang insecure soal masa depan bangsa. Nah, Wakil Ketua MPR dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, punya pandangan agak beda: merdeka itu sekarang bukan lagi soal usir penjajah, tapi juga soal nafas kita biar nggak sesak gara-gara polusi.

Kemerdekaan adalah mensyukuri perjuangan pahlawan untuk meraih kemerdekaan sekaligus mempersiapkan masa depan yang lebih baik untuk masyarakat. Sejarah kita rayakan, masa depan lebih baik kita persiapkan,” kata Eddy pas upacara di Istana Merdeka.

Menurut Eddy, kemerdekaan itu nyambung banget sama Pasal 28H ayat 1 UUD 1945 yang bilang rakyat punya hak atas lingkungan hidup yang sehat. “Merdeka dari penjajahan sudah diperjuangkan para Pahlawan. Sekarang waktunya kita berjuang untuk merdeka dari polusi udara dan pencemaran lingkungan. Termasuk di dalamnya memenuhi hak rakyat untuk lingkungan hidup yang sehat,” lanjutnya.

Eddy juga ngingetin soal drama klasik sampah yang nggak pernah selesai. Mulai dari longsoran TPA yang makan korban, sampai warga yang protes karena sampah dipindahin ke kampung mereka. Katanya, krisis sampah ini udah bukan sekadar masalah lingkungan, tapi juga kesehatan dan sosial.

Makanya, Eddy dorong MPR buat inisiatif bareng Pemda: dari urusan anggaran, dukungan pusat, sampai konsep Waste to Energy biar sampah bisa disulap jadi listrik—asal PLN mau beli.

Intinya, kata Eddy: merdeka itu bukan cuma bebas dari Belanda, tapi juga bebas dari bau TPA tiap pagi.