ManusiaSenayan.id Tokyo mendadak wangi santan dan daging sapi! Ketua MPR RI Ahmad Muzani ikutan ngaduk rendang bareng Ketua Umum IKM Andre Rosiade dalam acara Marandang Dunia di Yoyogi Park, Jepang. Gaya bapak-bapak bercelemek hitam dan topi masak ini langsung bikin suasana dapur berasa kompetisi MasterChef: Versi Kenegaraan.

Bayangin aja, mereka masak 200 kilogram rendang dalam satu kuali gede banget — serius, kayaknya itu porsi buat satu kampung! Muzani datang bareng istrinya, Himmatul Aliyah, yang juga ikut bantu di dapur. Teamwork suami istri nih, tapi versi daging sapi dan santan.

Pas lagi ngaduk, Muzani sempat nanya santai,

“Kapan rendangnya kira-kira matang?”

Langsung dijawab panitia,

“Sore nanti, Pak, tunggu sampai menghitam.”

Jawaban itu langsung disambut tawa rame-rame. Soalnya, semua tahu, bikin rendang tuh butuh kesabaran tingkat tinggi — kayak nungguin chat balasan dari gebetan.

Di tengah aroma gurih yang bikin perut keroncongan, Muzani bilang,

“Rendang bukan hanya makanan, tapi juga warisan yang mempererat kita sebagai bangsa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa di mana pun berada, orang Indonesia bisa bersatu lewat budaya.”

Sementara Andre Rosiade punya misi ambisius,

“Setelah Tokyo, tahun depan kami akan menggelar Marandang Dunia di Malaysia. Kami ingin rendang benar-benar mendunia.”

Acara ditutup dengan foto bareng di depan spanduk “Pesona Minang: Minang Japang Baralek Gadang.”
Senyum, tawa, dan aroma rendang jadi bukti: di mana pun orang Indonesia berada, kalau udah ketemu dapur dan daging, suasana pasti auto baralek gadang!