ManusiaSenayan.id Jadi ceritanya, Komisi XII DPR RI lagi blusukan ke PLTP Gunung Salak, Jumat (14/11/2025). Yang memimpin? Wakil Ketua Komisi XII, Putri Zulkifli Hasan, alias Mbak Putri, lagi cek langsung “good vibes” dari perusahaan panas bumi buat warga sekitar.

Mbak Putri nggak main-main soal CSR. Katanya, “Tentu tadi yang kami soroti juga adalah program pemberdayaan masyarakat ataupun CSR. Kita ingin dengan adanya perusahaan-perusahaan ini yang mengeksplorasi panas bumi, kabupaten-kabupaten ataupun desa-desa di sekitarnya juga merasakan manfaat yang nyata.” Jadi jangan cuma bikin laporan tahunan atau foto-foto keren di medsos, tapi bener-bener harus ngerasain manfaatnya.

Selain CSR, anggota Komisi XII juga ngecek kondisi perumahan dan kebutuhan dasar yang masih butuh perhatian. Mbak Putri bilang, “Tadi ada beberapa anggota yang menyoroti bahwa masih ada perumahan yang belum teraliri listrik, masih ada perumahan-perumahan yang sifatnya masih rusak dan ini belum diperhatikan. Tentu ini menjadi perhatian kita bersama.” Jadi jangan cuma listrik buat PLTP aja, warga sekitar juga harus nyala.

Oh iya, ada juga soal bonus produksi panas bumi. Mbak Putri menjelaskan, “Selain CSR, juga dalam undang-undang dan peraturan Menteri sudah diatur mengenai bagi hasil. Ini nanti daerah-daerah penopang, jadi di sini ada Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor mendapatkan bonus produksi.” Dan dia tegas, bonus ini harus adil dan transparan, jangan sampe ada drama atau rebutan kayak reality show.

Intinya, energi panas bumi harus bikin warga senang, bukan cuma bikin bumi panas. Semoga PLTP Gunung Salak bisa jadi contoh kalau listrik dari bumi nggak cuma “panas doang”, tapi juga “panas manfaat” buat masyarakat sekitar.