Manusiasenayan.id – Sore itu, suasana di depan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar terasa beda dari biasanya. Bukan cuma lalu lintas yang ramai, tapi juga deretan siswa yang berdiri di pinggir jalan sambil membawa kotak takjil. Dengan penuh semangat, mereka menyapa pengendara dan langsung membagikan makanan berbuka dengan senyum ramah. Aksi kecil ini langsung bikin suasana jadi hangat dan penuh vibes Ramadan.

Kegiatan berbagi takjil ini jadi bagian dari rangkaian aktivitas Ramadan yang digelar oleh siswa bersama para guru, wali asuh, dan wali asrama. Sejak siang hari, mereka sudah kumpul di dapur asrama buat masak berbagai menu. Dari yang sederhana sampai yang menggugah selera, semuanya mereka siapkan sendiri. Di sini, siswa nggak cuma belajar teori, tapi juga praktik langsung soal kebersamaan dan kepedulian sosial.

Usaha mereka jelas nggak sia-sia. Masyarakat yang melintas terlihat antusias menerima takjil gratis tersebut. Salah satu warga, Ahmad, mengaku sangat mengapresiasi aksi para siswa. Menurutnya, kegiatan seperti ini benar-benar membantu, apalagi buat mereka yang masih di jalan saat waktu berbuka hampir tiba. Ia juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut ke depannya.

Dari sisi siswa, pengalaman ini juga meninggalkan kesan mendalam. Abdul Qodir, salah satu siswa yang ikut terlibat, mengaku merasa bahagia bisa berbagi langsung dengan masyarakat. Baginya, melihat senyum orang lain saat menerima takjil adalah momen yang nggak bisa diganti dengan apa pun. Ia bahkan jadi semakin termotivasi untuk terus berbagi di kesempatan lain.

Menjelang waktu berbuka, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah bertema Nuzulul Qur’an yang disampaikan oleh guru agama. Suasana pun berubah jadi lebih khidmat. Setelah itu, seluruh siswa, Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), serta karyawan dan pimpinan Sentra Darussa’adah ikut dalam acara buka puasa bersama. Momen ini jadi ajang memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antar semua elemen sekolah.

Ketua acara, Rizki Hawalaina, menjelaskan bahwa kegiatan ini memang dirancang untuk membentuk karakter siswa agar lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, lewat kegiatan seperti ini, siswa bisa merasakan langsung arti dari empati dan pentingnya berbagi.

Sementara itu, Kepala SRMA 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, berharap kegiatan ini bisa jadi agenda rutin setiap tahun. Ia menilai program ini bukan sekadar kegiatan Ramadan biasa, tapi juga bagian penting dalam membangun karakter siswa yang peduli dan berjiwa sosial tinggi.