Manusiasenayan.id – Di saat politik sekarang makin rame sama orang yang sibuk ngejar viral, bikin konten tiap hari, sampai adu gimmick di media sosial, sosok Lola Nelria Oktavia justru punya vibe yang beda. Nggak terlalu banyak sensasi, nggak heboh cari panggung, tapi pelan-pelan mulai bikin orang penasaran.
Buat anak tongkrongan sekarang, tipe politisi kayak gini malah terasa lebih masuk akal. Soalnya yang ditunjukin bukan cuma pencitraan, tapi perjalanan hidup dan pengalaman kerja yang memang udah panjang sebelum masuk dunia politik.
Sekarang, Lola Nelria Oktavia duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem. Dan kalau ngomongin Komisi III, ini tuh salah satu komisi yang paling “panas” di DPR. Isinya bahas hukum, aparat, kasus-kasus besar, sampai urusan penegakan keadilan di Indonesia. Mitranya juga bukan kaleng-kaleng: Polri, KPK, Mahkamah Agung, sampai PPATK.
Tapi yang bikin menarik, Lola bukan orang yang dari awal hidupnya ada di dunia politik. Sebelum masuk Senayan, dia udah lebih dulu jungkir balik di dunia bisnis.
Perjalanan sekolahnya dimulai dari SD Negeri 02 Jakarta tahun 1983–1989, lanjut ke SMP Negeri 252 Jakarta, terus masuk SMA Negeri 91 Jakarta jurusan IPS. Setelah itu, dia kuliah Ekonomi di Universitas Gunadarma pada 1996–1999.
Background ekonomi itu bikin cara berpikirnya kelihatan cukup realistis. Jadi waktu ngomongin kebijakan atau hukum, sudut pandangnya nggak cuma teori doang, tapi juga mikirin efeknya buat masyarakat sehari-hari.
Karier kerjanya juga nggak main-main. Tahun 2000–2005, Lola mulai sebagai Marketing Executive di PT Trimulia Eka Perkasa. Setelah itu kariernya naik jadi Direktur Utama PT Derap Indo Persada pada 2006–2009.
Tapi perjalanan paling panjangnya ada di PT Hutama Mandiri Karya, tempat dia jadi Direktur Utama selama sekitar 15 tahun, dari 2009 sampai 2024. Nggak heran kalau gaya kerjanya sekarang kelihatan lebih tenang, rapi, dan terbiasa ngurus persoalan lapangan.
Di DPR RI sendiri, Lola aktif di Komisi III, beberapa Panitia Khusus, sampai Mahkamah Kehormatan Dewan. Walau nggak terlalu sering bikin kontroversi atau headline sensasional, namanya mulai banyak diperhatiin karena dianggap lebih fokus kerja dibanding sibuk tampil viral.
Dan mungkin itu yang sekarang mulai disukai banyak anak muda. Di saat banyak politisi sibuk jual pencitraan, Lola justru tampil lebih santai tapi konsisten.
Anak tongkrongan sekarang mungkin bakal bilang: politik tuh nggak melulu soal siapa paling rame di timeline. Kadang yang lebih penting justru siapa yang tetap jalan, tetap kerja, dan nggak cuma muncul pas kamera nyala.
