ManusiaSenayan.id — UMKM Indonesia, siap-siap nih buat debut di Liga Eropa! Anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ade Rossi Khoerunnisa, lagi semangat banget ngajak pelaku usaha lokal biar nggak cuma jago kandang, tapi bisa go international lewat kerja sama Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) yang bakal resmi jalan Januari 2027.

“Melalui I-EU CEPA, kita punya peluang besar buat ekspor ke Uni Eropa. Saya yakin UMKM Indonesia bisa masuk pasar Eropa asal kita dampingi dari segi kualitas, sertifikasi, sampai kemasan produk. Ini bukan sesuatu yang mustahil, asalkan kita disiplin dan memenuhi standar,” ujar Ade Rossi pas kunjungan kerja BKSAP DPR RI ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Tapi ya, jangan dikira gampang. Eropa tuh bukan pasar yang bisa ditaklukin pakai modal nekat doang. Ade ngingetin, produk kita harus glowing — dari packaging sampai sertifikasi halal harus on point. Nah, di sinilah kampus-kampus kayak UIN bisa turun tangan bantu UMKM biar nggak bingung ngurus standar internasional.

Ade juga yakin banget produk khas Indonesia kayak kopi, rempah, dan makanan olahan bisa jadi primadona di luar negeri. “Kopi dan rempah kita punya nilai jual tinggi di Eropa. Kalau kita bantu dari segi sertifikasi dan kemasan, saya yakin produk Indonesia bisa punya tempat tersendiri,” jelasnya.

Tantangannya? Tentu aja modal dan pendanaan. “Tantangan utama di pembiayaan dan modal kerja. Karena itu, perlu ada sinergi antara BKSAP, kementerian, dan perguruan tinggi,” katanya.

Dengan tarif 0 persen untuk 80% produk ekspor Indonesia, Ade optimis UMKM bakal makin pede bersaing di pasar global. “I-EU CEPA ini bukan cuma kerja pemerintah atau parlemen, tapi kerja bareng semua pihak,” tutupnya.

Kata kunci dan poin penting (±5% teks):
👉 UMKM Indonesia, Liga Eropa, I-EU CEPA, ekspor ke Uni Eropa, kualitas & sertifikasi, produk khas Indonesia (kopi, rempah, makanan olahan), pembiayaan dan modal kerja, tarif 0 persen ekspor, sinergi lintas pihak, pasar global.