ManusiaSenayan.id Kalau kebanyakan politisi sibuk pencitraan, Amaliah Sobli justru sibuk blusukan. Dari sawah sampai pesisir, dia hadir langsung buat nyari tahu apa yang sebenarnya dibutuhin warga. Dan yang paling nyentil? Gajinya sebagai anggota DPD RI disumbangkan buat masyarakat setiap bulan. No drama, no gimmick — pure pengabdian.

Dari kampus ke Senayan, jalannya nggak instan

Amaliah bukan politisi dadakan. Latar belakangnya unik: lulusan Kedokteran Gigi (S.Kg) dan lanjut Magister Manajemen Bisnis (MBA). Kombinasi yang nunjukin kalau dia punya cara pandang yang logis tapi tetap humanis.
Sebelum masuk ke dunia politik, dia aktif di kegiatan sosial dan olahraga, bahkan pernah jadi Ketua Umum Senam Tera Indonesia (STI) Sumsel. Dari sana dia belajar soal kerja bareng, disiplin, dan pentingnya ngurus orang lain — hal yang sekarang dia bawa ke dunia politik.

Nyumbang gaji tiap bulan, aksi nyata bukan omongan

Di saat banyak politisi dikaitin sama uang dan kekuasaan, Amaliah malah pilih arah sebaliknya. Dia udah lama rutin nyumbangin gajinya buat bantu warga — dari program bedah rumah, bantuan pendidikan, sampai kegiatan sosial di daerah tertinggal.
Yang dia lakuin nunjukin kalau politik nggak harus serakah. Kadang, cukup punya hati dan niat buat beneran bantu orang. Simple, tapi ngena banget.

Fokus ke petani, nelayan, dan energi hijau

Sebagai senator, fokus Amaliah jelas: naikin derajat petani dan nelayan, plus dorong Sumsel jadi pionir energi hijau.
Dia ngelihat Sumsel punya potensi besar di karet, sawit, dan limbah biomassa yang bisa diolah buat energi terbarukan. Buatnya, masa depan ekonomi Sumsel bukan cuma soal jual hasil bumi mentah, tapi gimana bikin nilai tambah buat masyarakat lokal.
Selain itu, dia aktif dorong program hilirisasi pertanian dan ekonomi rakyat biar petani dan nelayan dapet hasil yang lebih layak. Konsepnya simpel: kerja keras rakyat harus berbuah sepadan.

Turun ke sawah, bukan sekadar safari politik

Yang bikin Amaliah beda, dia nggak nunggu laporan di meja kantor. Dia datang langsung — nyebur ke sawah, ngobrol sama warga, dan ngeliat kondisi lapangan sendiri.
Buatnya, ngerti masalah rakyat itu harus dari bawah, bukan dari angka di laporan.
Kalau scroll medsosnya, isinya bukan foto formal di podium, tapi momen-momen pas dia beneran kerja di lapangan. Real vibes banget, dan kelihatan dia enjoy terjun langsung ke masyarakat.

Politik yang punya arah dan hati

Amaliah ngerti banget kalau banyak anak muda skeptis sama politik. Tapi lewat caranya yang membumi dan transparan, dia buktiin kalau politik bisa tetap punya makna.
Dia bukan tipe politisi yang cari spotlight, tapi yang berusaha bikin perubahan kecil yang nyata.
Dengan gaya kerja yang terbuka, jujur, dan gampang didekati, Amaliah Sobli jadi contoh kalau politik masih bisa relevan buat generasi sekarang. Bukan cuma soal kekuasaan, tapi soal pelayanan dan keberlanjutan.