Manusiasenayan.id – Presiden Prabowo Subianto lagi-lagi bikin gebrakan yang cukup out of the box. Saat mampir ke Banyumas, tepatnya di TPST BLE Banyumas, doi nggak cuma lihat-lihat doang—tapi langsung nangkep peluang gede dari sesuatu yang sering diremehkan: sampah.
Di lokasi itu, Prabowo sempat ngecek produk genteng hasil olahan sampah yang ternyata punya kualitas cukup oke. Nggak main-main, dia langsung nge-push ide biar produksi genteng ini digaspol buat masuk ke program pemerintah, khususnya soal perbaikan rumah rakyat.
Menurut Prabowo, genteng ini bukan cuma soal inovasi, tapi juga soal efisiensi biaya. Dengan harga yang relatif murah, produk ini dinilai bisa bantu meringankan beban anggaran negara. “Gentengnya lumayan efektif, harganya cukup murah, mungkin bisa masuk anggaran bantuan perbaikan rumah,” kurang lebih begitu vibes yang dia sampaikan.
Kalau dihitung-hitung, dari total bantuan sekitar Rp20 juta per rumah, sekitar Rp4–5 juta bisa dialokasikan khusus buat genteng. Artinya, kalau ini diterapkan luas, potensi penghematan anggaran sekaligus dampak lingkungan bisa jalan bareng.
Nggak berhenti di situ, Prabowo juga nyentil soal penggunaan atap seng yang masih banyak dipakai. Menurut dia, seng itu gampang karatan, kurang sehat buat penghuni, dan frankly… nggak enak dipandang. Dia pengen Indonesia tampil lebih proper—nggak cuma nyaman ditinggali, tapi juga punya nilai estetika yang bisa dorong sektor pariwisata.
“Kita mau hilangkan penggunaan seng yang berkarat… kita kembalikan Indonesia jadi lebih indah,” kira-kira begitu garis besarnya.
Langkah ini nunjukin kalau pendekatan pemerintah ke depan nggak cuma fokus ke pembangunan fisik, tapi juga mulai nyentuh aspek lingkungan berkelanjutan. Dari sampah jadi genteng, dari masalah jadi solusi—ini tipe inovasi yang bisa kasih efek domino ke banyak sektor.
Sekarang tinggal pertanyaannya: seberapa cepat ide ini bisa direalisasikan? Karena kalau dieksekusi dengan serius, bukan nggak mungkin genteng dari sampah ini bakal jadi standar baru di program perumahan nasional.
