Manusiasenayan.id – Kalau ngomongin tokoh senior yang jam terbangnya nggak kaleng-kaleng di parlemen, nama Irman Gusman pasti masuk radar. Lahir di Padang Panjang, 11 Februari 1962, Irman kini kembali duduk sebagai Anggota DPD RI periode 2024–2029, mewakili Sumbar dengan nomor anggota B-12. Statusnya jelas: senator daerah, bukan kader partai, karena DPD RI memang berdiri sebagai representasi wilayah.
Irman bukan wajah baru di Senayan. Ia sudah ikut membangun eksistensi DPD sejak awal lembaga itu berdiri pada 2004. Puncaknya? Ia dipercaya menjadi Ketua DPD RI periode 2009–2016. Jabatan ini bikin namanya makin dikenal secara nasional. Di masa kepemimpinannya, ia cukup vokal mendorong penguatan peran DPD dalam sistem ketatanegaraan, terutama soal otonomi daerah dan relasi pusat-daerah.
Secara pendidikan, Irman punya latar belakang ekonomi. Ia lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta tahun 1985. Basis akademik ini ikut membentuk cara pandangnya soal pembangunan dan kemandirian daerah. Sebelum full di politik, ia juga dikenal punya pengalaman sebagai pengusaha—modal penting buat membaca isu ekonomi dari sudut pandang praktis, bukan cuma teori.
Di luar parlemen, Irman juga aktif di organisasi. Ia tercatat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasihat ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia) tahun 1999. Jejaring organisasi ini memperkuat posisinya sebagai tokoh yang nggak cuma bergerak di ranah politik, tapi juga pemikiran dan keumatan.
Perjalanan kariernya memang sempat diuji badai. Pada 2016, ia tersandung kasus hukum yang membuatnya harus melepas jabatan Ketua DPD. Namun setelah menjalani proses hukum, Irman perlahan kembali ke ruang publik. Comeback-nya ke DPD RI periode 2024–2029 jadi bukti bahwa ia masih punya basis dukungan di Sumatera Barat.
Sebagai senator dari Sumbar, fokus Irman tetap di isu-isu strategis daerah: penguatan ekonomi lokal, UMKM, hingga optimalisasi sumber daya. Dengan pengalaman dua dekade lebih di level nasional, ia termasuk politisi yang paham ritme politik pusat sekaligus dinamika daerah.
Di tengah banyaknya wajah baru di parlemen, Irman Gusman hadir sebagai representasi generasi senior yang sarat pengalaman. Dari Padang Panjang ke kursi DPD RI, kisahnya adalah potret naik-turun politik—tapi tetap bertahan di gelanggang sampai hari ini.
