ManusiaSenayan.id — Internet makin panas, bestie! Setelah Elon Musk nyuruh orang boikot Netflix gara-gara ada animasi pro-LGBT, DPR RI malah bilang, “Eh, tunggu dulu, Elon. Ngaca dulu deh sebelum ngatur-ngatur.

Yup, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta buka suara soal tontonan digital yang makin “liar”. Menurutnya, konten di Netflix sekarang bukan cuma bikin kaget, tapi juga bisa ngebingungin anak-anak kecil yang belum ngerti arah hidup (dan gender).

Kami menyayangkan adanya tayangan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai luhur bangsa dan bisa merusak perkembangan anak. Pemerintah melalui Komdigi harus bertindak tegas,” kata Sukamta.

Beliau juga ngegas halus, bilang Kominfo perlu segera manggil Netflix buat ngobrol serius. Intinya, jangan sampai tontonan impor seenaknya masuk tanpa sensor, kayak tamu yang langsung rebahan di sofa orang.

Tapi belum selesai, Sukamta malah nyenggol balik Elon Musk. Katanya, “Bro Elon, sebelum nyuruh orang boikot Netflix, coba deh liat Twitter/X yang kamu punya.”

“Harus kita tegaskan, persoalan yang lebih meresahkan ada pada Twitter/X. Platform ini memungkinkan penyebaran konten pornografi dan perjudian online dengan sangat mudah,” tegasnya.

Sukamta lanjut ngingetin kalau di Indonesia ada UU ITE dan aturan Kominfo yang wajib dipatuhi.

Kami mengingatkan, siapapun yang menjalankan bisnis digital di Indonesia harus taat hukum. Jangan hanya menyerukan boikot terhadap pihak lain, sementara platform sendiri justru menjadi sumber masalah,” pungkasnya.

Intinya, DPR pengin semua platform — mau Netflix, mau Twitter/X — sama-sama main bersih. Soalnya, di Indonesia, yang boleh drama cuma sinetron, bukan aplikasi digital!