ManusiaSenayan.id – Trenggalek hari itu vibes-nya campur aduk: haru, empati, tapi juga semangat gerak cepat. Anggota DPR RI Novita Hardini turun langsung ke lapangan buat nengok Ananda Rifqi, balita 1,5 tahun dari Kecamatan Tugu yang lagi berjuang lawan hidrosefalus — alias kondisi di mana cairan di otak numpuk kayak tabungan yang gak bisa dicairin.
Dateng bareng Direktur RSUD dr. Soedomo Trenggalek, Novita bilang dirinya pengen ngasih yang terbaik buat Rifqi.
“Kalau dari saya mencoba memberikan yang terbaik terhadap potensi penanganan yang tepat untuk ananda Rifqi. Saya meminta juga untuk Tim Penggerak PKK dan juga RSUD untuk memitigasi beberapa risiko ke depannya, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali di Kabupaten Trenggalek,” ujar Novita.
Gak cuma datang dan foto bareng, Novita juga kasih PR serius buat PKK dan Posyandu. Katanya, udah waktunya dua lembaga ini naik level — bukan cuma jago bikin lomba masak, tapi juga edukasi gizi dan kesehatan ibu hamil.
“PKK diharapkan lebih giat lagi mensosialisasikan fungsi-fungsi seperti garam beryodium, asam folat, dan yang lainnya… Terutama trimester I,” jelasnya.
Novita juga minta Posyandu gak cuma buka sebulan sekali, tapi jadi pusat informasi kesehatan yang rame kayak warkop pas malam Minggu.
“Kemudian juga saya berdoa khusus untuk ananda Rifqi, semoga diberikan keajaiban jalan pengobatan terbaik,” tutupnya.
Sementara dr. Rofiq Hindiono ngasih kuliah singkat soal hidrosefalus:
“Kalau salurannya menutup bisa saja terus membesar dan isi di dalamnya adalah cairan.”
Pesannya? Yuk, jangan tunggu masalah numpuk kayak notifikasi WhatsApp!
PKK & Posyandu, waktunya gaspol #PeduliSehat bareng Novita Hardini!
