ManusiaSenayan.id Nama Stevano Rizki Adranacus mungkin belum terlalu sering muncul di perbincangan publik nasional, tapi langkahnya ke Senayan datang dengan bekal yang jelas. Lahir di Jakarta, 29 Agustus 1994, Stevano adalah Anggota DPR RI dengan Nomor Anggota 243 dari Fraksi PDI Perjuangan, mewakili Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur II. Usianya relatif muda, tapi pengalamannya lintas negara dan dunia usaha.

Latar pendidikannya mencerminkan jalur global. Stevano mengenyam pendidikan dasar di BPK Penabur Pondok Indah, lalu melanjutkan ke Pelita Harapan. Selepas itu, ia menempuh pendidikan di luar negeri, mulai dari Edmonds Community College, hingga meraih gelar Bachelor of Science dan Master of Business dari Pepperdine University. Lingkungan internasional ini membentuk cara pandangnya yang terbuka dan terbiasa berpikir strategis.

Sebelum masuk ke parlemen, Stevano lebih dulu berkiprah di dunia bisnis. Ia pernah menjabat sebagai Manager Operational United Security Investors, lalu memimpin sejumlah perusahaan sebagai Direktur Utama dan Direktur, termasuk di sektor properti, perhotelan, dan mineral. Pengalaman ini membuatnya akrab dengan isu investasi, manajemen, dan penciptaan lapangan kerja—isu yang sering jadi keluhan utama di daerah.

Di DPR RI, Stevano ditempatkan di Komisi III, komisi yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan. Selain itu, ia juga terlibat di Badan Kerja Sama Antar Parlemen, yang mempertemukannya dengan isu diplomasi dan hubungan internasional. Kombinasi latar bisnis dan tugas legislasi ini membentuk pendekatan yang cenderung pragmatis: kebijakan harus bisa dijalankan dan berdampak nyata.

Aktivitas politiknya juga terhubung dengan organisasi kepemudaan partai. Stevano aktif di Banteng Muda Indonesia sebagai Wakil Bendahara, baik pada periode 2019–2022 maupun 2022–2027. Dari sini, ia membangun jejaring politik sekaligus memahami dinamika kaderisasi di internal partai.

Bagi Stevano, mewakili NTT II di Senayan berarti membawa perspektif daerah ke ruang pengambilan keputusan nasional. Ia melihat pentingnya sinergi antara investasi, penegakan hukum, dan pembangunan daerah, terutama untuk wilayah-wilayah yang masih berjuang mengejar ketertinggalan ekonomi.

Singkatnya, Stevano Rizki Adranacus adalah contoh politisi muda yang datang ke parlemen dengan modal profesional. Dari dunia bisnis ke Komisi III, ia mencoba menjembatani kepentingan hukum dan pembangunan. Di tengah politik yang sering gaduh, Stevano memilih jalur kerja yang tenang tapi terarah—membawa suara NTT ke Senayan dengan pendekatan yang rasional.