ManusiaSenayan.id Oke gengs, jadi ada “episode” baru dari dunia per-SP3-an. Kasus dugaan korupsi dan suap izin tambang nikel Rp2,7 triliun yang nyeret nama eks Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, resmi di-SP3 sama KPK. Tapi plot twist-nya: keputusan SP3 itu ternyata udah ada dari Desember 2024, dan baru diumumin sekarang. Rasanya kayak nunggu balasan chat: “seen tahun lalu, reply-nya baru hari ini.”

Anggota Komisi III DPR, Abdullah, juga ikutan bingung dan ngomong blak-blakan. Dia bilang, “Terkait keputusan SP3, mengapa keputusan yang diambil dari Desember 2024, baru diumumkan sekarang?” Ya valid sih, karena publik juga butuh penjelasan, bukan cuma update mendadak.

Abdullah minta KPK lebih transparan biar nggak muncul prasangka. Apalagi KPK bilang kendalanya soal alat bukti dan kerugian negara yang nggak bisa dihitung. Abdullah menegaskan, “KPK perlu memberikan penjelasan yang lebih rinci dan transparan kepada publik agar tidak muncul anggapan bahwa angka kerugian negara yang tidak bisa dihitung mengalahkan keadilan substantif dalam penegakan hukum,” dan ia juga menyinggung opsi kolaborasi dengan pihak luar biar perhitungan kerugian bisa dikejar.

Terus, Abdullah juga dorong Kejagung kalau ada bukti baru. Karena ya, SP3 bukan berarti cerita tamat. Dia ngingetin, “Esensi kejahatan korupsi di sektor sumber daya alam (SDA) adalah penyalahgunaan kekuasaan yang merugikan negara dalam mengelola SDA untuk kemakmuran rakyat.”

Di sisi KPK, jubir Budi Prasetyo bilang SP3 untuk kepastian hukum karena bukti kurang dan perkara suap kedaluwarsa. Bahkan dia bilang, “Penerbitan SP3 oleh KPK sudah tepat karena tidak terpenuhinya kecukupan alat bukti dalam proses penyidikan yang dilakukan,” serta menyebut kendala penghitungan kerugian negara.

Tapi mantan pimpinan KPK Laode Muhammad Syarif beda pendapat. Katanya, “Kasus itu tidak layak untuk diterbitkan SP3 karena kasus sumber daya alam yang sangat penting, dan kerugian negaranya besar.”

Intinya: publik bukan cuma pengen tahu “diputuskan apa”, tapi juga “kenapa baru diumumin sekarang”. Transparansi itu bukan fitur premium, harusnya default.