ManusiaSenayan.id Akhirnyaaa! Magang di Indonesia mulai naik level, nggak cuma “pengalaman berharga” tapi juga dibayar setara UMK. Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, langsung kasih acungan jempol buat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang baru aja ngeluncurin Program Magang Nasional bergaji.

Menurut Netty, ini bukan sekadar program biasa, tapi terobosan penting buat anak muda yang udah capek dibilang “kurang pengalaman” tiap kali melamar kerja.

Program magang bergaji ini adalah langkah positif karena memberikan kesempatan kepada anak muda untuk belajar sambil mendapatkan penghargaan yang layak. Ini bagian dari investasi sumber daya manusia yang sejalan dengan visi pemerintah membangun tenaga kerja kompeten dan produktif,” kata Netty, Kamis (23/10/2025).

Yang keren, program ini nggak cuma dikerjain bareng Kemnaker, tapi juga Bank Indonesia dan berbagai kementerian serta lembaga negara. Jadi, peluang magang nggak cuma di kantor startup yang vibes-nya kayak kafe, tapi juga di lembaga publik dan instansi strategis.

Tapi Netty juga ngasih warning: jangan sampai magang ini jadi versi halus dari kerja rodi.

Magang harus dilaksanakan berdasarkan perjanjian tertulis antara peserta, penyelenggara, dan perusahaan, dengan kurikulum pelatihan yang jelas. Jangan sampai magang dijadikan bentuk lain dari hubungan kerja tanpa perlindungan,” tegasnya.

Ia juga bilang magang itu bukan cuma disuruh nyapu kantor dan bikin kopi buat bos.

Magang harus menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Peserta perlu dibimbing agar mereka benar-benar memahami proses kerja, bukan hanya melakukan tugas rutin,” jelas Netty.

Netty juga ngingetin biar peserta magang tetap dapet jaminan sosial, kesehatan kerja, dan uang saku yang layak.

“Peserta magang berhak atas rasa aman, kesehatan kerja, dan penghargaan atas kontribusinya,” tutupnya.

Akhir kata, semoga Program Magang Nasional bukan cuma “janji magang manis”, tapi beneran jadi jembatan dari anak magang jadi anak mapan.