ManusiaSenayan.id – Drama per-gizian kembali mengguncang lini masa, bestie! Kali ini datang dari Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang ucapannya soal ahli gizi di program Makan Bergizi Gratis (MBG) bikin netizen mikir, “Lho, kok gitu?” — padahal konteksnya ternyata beda, gengs.
Cucun langsung muncul memberikan klarifikasi di Kompleks Parlemen, Senayan. Ia cerita kalau waktu itu lagi ada forum bareng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menurutnya, justru ada usulan dari para ahli gizi sendiri. Ia bilang begini:
“Di forum berkembang ada usulan. Yang mengusulkan justru ahli gizi sendiri. Mereka tidak mau ada embel-embel kalau nanti mau mengubah istilah. Tapi kan itu tidak mungkin, sudah ada di perpres.”
Jadi bukan Cucun yang tiba-tiba mau rebranding profesi orang, ya, bestie. Ini semua awalnya muncul dari RDP Komisi IX DPR dan BGN yang membahas soal kelangkaan ahli gizi dan akuntan. Dari situ forum berkembang jadi brainstorming dadakan.
Cucun jelasin lagi: “Awalnya kita itu dari RDP Komisi IX yang mengambil keputusan untuk mencari solusi kelangkaan terkait ahli gizi, akuntan.”
Nah, ketika muncul usulan “jangan ada embel-embel ahli gizi”, Cucun merespons tegas untuk ngasih warning biar nggak salah kaprah. Katanya:
“‘Jangan ada embel-embel lagi ahli gizi’. Saya respons, kalau keinginan demikian, nanti profesi panjenengan semua diganti. Habis. Nanti yang masuk bukan ahli gizi. Itu penjelasan saya.”
Setelah pernyataan itu viral, Cucun langsung take responsibility. Katanya: “(Sampaikan permintaan maaf) Saya sudah sampaikan di media sosial saya… Tadi juga di awal pertemuan sudah kita sampaikan.”
Cucun juga ketemu langsung dengan Persagi dan BGN buat clearing the air. Pembahasannya katanya produktif banget.
Jadi kesimpulannya, bestie: bukan mau “hilangin” profesi siapa-siapa. Cuma miskom yang akhirnya jadi rame. Sekarang sudah diselesaikan, sudah minta maaf, sudah duduk bareng para ahlinya. Safe, clear, clean.
