ManusiaSenayan.id – Cerita Siti Aseanti datang dari jalur yang jarang disorot politik arus utama: kesehatan ibu dan anak. Lahir di Banjarmasin, 17 September 1994, Siti Aseanti adalah Senator DPD RI terpilih Provinsi Kalimantan Tengah periode 2024–2029. Di Pemilu 2024, ia meraih 118.892 suara sah, angka yang merefleksikan kepercayaan publik pada sosok muda dengan rekam jejak nyata.
Latar pendidikannya jelas dan konsisten. Siti Aseanti menyelesaikan pendidikan Magister Kebidanan (M.Keb.) di STIKES Dharma Husada Bandung. Ilmu yang ia tekuni bukan sekadar gelar, melainkan praktik sehari-hari. Saat ini, ia juga aktif sebagai Dosen Tetap Universitas As-Syafi’iyah Jakarta, berbagi pengetahuan dan pengalaman lapangan kepada generasi berikutnya.
Masuknya Siti Aseanti ke DPD RI membawa perspektif yang segar. Ia hadir sebagai tenaga kesehatan yang memahami isu stunting, kesehatan reproduksi, dan akses layanan dasar—isu teknis dengan dampak langsung pada keluarga. Baginya, kebijakan publik harus menjawab kebutuhan nyata masyarakat daerah.
Di luar kampus dan parlemen, Siti Aseanti aktif berorganisasi di Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kapuas serta Fatayat NU. Keterlibatan ini menjaga kedekatannya dengan komunitas akar rumput, tempat kebijakan diuji langsung manfaatnya.
Sebagai senator muda, Siti Aseanti memaknai peran DPD RI sebagai penghubung daerah dan pusat. Ia mendorong agar suara Kalimantan Tengah hadir utuh dalam perumusan kebijakan nasional lintas sektor.
Bagi generasi muda, kisah Siti Aseanti menunjukkan bahwa politik dapat berangkat dari profesi. Dari bidan dan dosen menuju Senayan, ia membuktikan pengalaman lapangan dapat melahirkan kebijakan yang manusiawi dan berdampak.
Singkatnya, Siti Aseanti merepresentasikan wajah baru politik daerah: ilmiah, membumi, dan berangkat dari kebutuhan nyata. Di Senayan, ia membawa suara ibu, anak, dan keluarga Kalimantan Tengah dengan komitmen yang konsisten.
