ManusiaSenayan.id Lagi serius bahas hilirisasi komoditas strategis, tiba-tiba ada temuan yang bikin ruangan rapat Baleg agak “krik”. Anggota Baleg DPR RI Sofwan Dedy Ardyanto nyadar kalau tembakau hilang dari daftar komoditas potensial hilirisasi versi pemerintah. Sofwan nemuin itu waktu ngecek paparan Wamen Pertanian. Di halaman 10, komoditas-komoditas lain ada semua, tapi tembakau? Zonk.

Sofwan akhirnya angkat suara. “Di halaman 10 industri tembakau tidak ada Pak. Tidak ditulis industri tembakau. Apakah memang ini tembakau sudah mulai ditinggalkan atau bagaimana? Saya ingin mengetahui,” ujarnya di Rapat Kerja Baleg DPR RI bareng Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan.

Kenapa ini penting? Karena arahan Presiden Prabowo soal hilirisasi jelas menekankan industri padat karya dan perluasan investasi. Dan tembakau—dengan jutaan pekerja di dalamnya—jelas salah satu sektor yang gak bisa cuma diselipin di belakang.

Sofwan bahkan merinci angka yang bikin semua orang langsung serius. “Ada 2,5 juta petani tembakau di Indonesia, terkonsentrasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan NTB. Untuk industri turunannya, IHT, ada 1,5 juta petani cengkeh dan 2 juta pekerja pabrik rokok. Totalnya 6 juta. Ini bukan padat karya lagi Pak, ini menyangkut hajat hidup puluhan juta rakyat Indonesia,” tegasnya.

Contoh paling kerasa itu di Temanggung. Perputaran uang Rp1,2 triliun per tahun di daerah itu berhenti gara-gara permintaan pabrik menurun. Petani makin bingung harus gimana.

Masalah lain, impor tembakau justru naik. Sofwan pun mempertanyakan arah kebijakan ini: “Ada yang legal, ada yang ilegal. Mumpung ketemu, mohon diberikan pencerahan supaya arah kebijakan kita tentang tembakau dan industri hasil tembakau ini semakin jelas,” katanya.

Mendengar itu, Ketua Baleg DPR RI Bob Hasan langsung memastikan satu hal: “Tembakau itu harus masuk bagian daripada kompetensi strategis. Keputusannya ada di tangan kita, Pak,” ujarnya.

Simpelnya, DPR memastikan isu tembakau ini gak bakal dibiarkan ngegantung. Nasib jutaan petani dan pekerja jelas bukan sesuatu yang boleh hilang dari slide.