ManusiaSenayan.idKalau dengar kata transmigrasi lalu kebayangnya cuma “pindah dari daerah padat ke daerah sepi”, itu bukan salah kamu… cuma mungkin kamu belum update sistemnya. Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, lagi-lagi mengingatkan: transmigrasi itu bukan program geser-geser penduduk doang. Ini bisa jadi strategi besar negara buat pemerataan ekonomi dan pembangunan berkeadilan antarwilayah.

Danang menilai kawasan transmigrasi punya potensi yang “nggak kaleng-kaleng”. Lahan luas ada, tenaga kerja ada, peluang pertanian dan agroindustri juga besar. Tapi sayangnya, selama ini potensi itu sering seperti fitur HP mahal tapi jarang dipakai—ada, tapi nggak dimaksimalkan. Padahal kalau dikelola serius, kawasan transmigrasi bisa jadi lumbung pangan nasional sekaligus pusat produksi baru yang bahkan bisa mengarah ke ekspor.

Danang bilang, “Kawasan transmigrasi memiliki potensi luar biasa. Jika dikelola dengan serius, kawasan ini bisa menjadi lumbung pangan nasional sekaligus pusat produksi baru yang berorientasi ekspor,” ujarnya.

Intinya, transmigrasi itu bisa jadi penggerak ekonomi daerah kalau didukung modernisasi pertanian dan pembangunan infrastruktur yang memadai. Danang juga menegaskan, ini butuh peran aktif Kementerian Transmigrasi buat pembinaan dan pengembangan kawasan. Jadi bukan sekadar “ada program”, tapi juga “ada hasil”.

Ia menekankan bahwa para transmigran bukan warga kelas dua, dan jangan diperlakukan seperti figuran dalam cerita pembangunan. Danang menegaskan, “Pengembangan kawasan transmigrasi diharapkan menjadi penggerak ekonomi daerah dan nasional. Mereka bukan warga kelas dua, tetapi aset bangsa yang harus diberdayakan,” tegasnya.

Supaya visi ini nggak cuma jadi caption motivasi, Danang mendorong dukungan nyata: akses permodalan, teknologi pertanian modern, serta akses pasar yang lebih mudah. Plus, kolaborasi pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta biar kawasan transmigrasi berkembang terintegrasi dan berkelanjutan.

Terakhir, Danang menutup dengan pesan yang jelas: “Jika dikelola secara terintegrasi dan berkelanjutan, kawasan transmigrasi akan menjadi kekuatan baru ekonomi nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia,” pungkas Danang.