ManusiaSenayan.id Di tengah kabar bencana yang bikin feed berita jadi serba muram, ada sedikit kabar hangat buat mahasiswa perantau dari Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat di Yogyakarta. Anggota DPD RI dari DIY, R.A. Yashinta Sekarwangi Mega, datang langsung ke asrama mereka sambil membawa bantuan. Bukan cuma soal barang, tapi juga dukungan mental biar anak rantau nggak merasa berjuang sendirian.

Seperti yang kita tahu, bencana melanda 51 kabupaten/kota di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Lebih dari 900 orang meninggal, ratusan masih hilang, dan ratusan ribu warga harus mengungsi. Sementara itu, para mahasiswa di Jogja tetap harus ketemu tugas, kuis, dan dosen, sambil mikirin kondisi keluarga di rumah.

Dalam kunjungannya, Yashinta menyampaikan duka dan empati dengan penuh hormat.

“Saya turut berduka dan berempati terhadap musibah bencana yang terjadi di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Semoga korban meninggal mendapat tempat disisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah. Bantuan ini bentuk sumbangsih kecil untuk membantu teman-teman mahasiswa dari Aceh, Sumut, dan Sumbar yang sedang berkuliah di Yogyakarta,” tutur politisi muda asal Sleman.

Ia juga mengingatkan bahwa pemulihan bencana bukan kerja satu dua orang saja.

“Mari kita semua bekerja sama dan berdoa supaya pemulihan bencana berlangsung cepat sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali. Saya juga mengajak anak muda untuk mari bersama-sama menjaga lingkungan kita agar bencana seperti ini tidak terjadi lagi,” tutur Yashinta.

Salah satu mahasiswa Aceh, Mufar Mukhlis, mengaku awalnya nggak nyangka bakal didatangi langsung oleh anggota DPD RI. Ia merasa kehadiran Yashinta dan bantuan yang dibawa jadi semacam “power up” di tengah situasi berat, karena mereka merasa benar-benar diperhatikan—bukan cuma angka di laporan bencana.

Kunjungan ditutup dengan doa bersama. Di antara wajah lelah dan mata yang diam-diam rindu rumah, masih ada harapan bahwa solidaritas dan kepedulian bisa jadi alasan untuk tetap kuat melangkah.