ManusiaSenayan.id – Pinjol ilegal lagi pada glow up, tapi sayangnya bukan bikin kantong sehat, malah bikin kepala pening. Saat Kunjungan Kerja Komisi XI DPR RI ke Batam, Kepulauan Riau, Kamis (11/12/2025), Anggota Komisi XI DPR RI Muhidin M. Said ngingetin masyarakat biar jangan gampang kesilau promo pinjaman online abal-abal yang modalnya cuma aplikasi dan niat nggak baik.
Muhidin tegas bilang, kalau ada yang nawarin pinjol mencurigakan, jangan cuma di-swipe kayak story mantan. Langsung aja lapor.
“Apabila ada tawaran-tawaran pinjol itu segera mungkin dilaporkan. Karena ini sulit dibendung. OJK (1×24 jam) membuka online untuk melaporkan jika ada hal-hal yang berpotensi menimbulkan masalah, termasuk penipuan,” ujarnya.
Menurut dia, kunci defense terbaik ya sosialisasi dan edukasi. Biar masyarakat nggak gampang kebawa arus iming-iming saldo cair lima menit, cicilan seumur hidup.
“Yang harus kita lakukan adalah sosialisasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat kita tidak terpancing dengan hal-hal tersebut,” tegasnya.
Muhidin juga ngingetin, khususnya buat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sebenarnya banyak opsi pembiayaan resmi yang jauh lebih waras.
“UMKM kita itu punya banyak pilihan pembiayaan resmi. Ada Mekar, ada KUR. Ini yang harus lebih banyak kita sosialisasikan. Mekar itu relatif murah dan mudah, hanya saja jumlahnya kecil. Tapi dari situ dia bisa naik menjadi UMKM,” jelas Legislator Dapil Sulawesi Tengah itu.
Ia menyebut pembiayaan UMKM tahun ini tembus sekitar Rp320 triliun. Angka segede itu nunjukin kalau UMKM bukan lagi pemain sampingan, tapi salah satu tulang punggung ekonomi.
“Tinggal bagaimana kita sosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya betul-betul mengikuti lembaga-lembaga resmi yang diatur pemerintah,” tutupnya.
